DAF
Produk baru
MOHON ISI FORM SURVEY UNTUK MENDAPATKAN PENAWARAN : ISI
Harga: Berdasarkan kapasitas olah, sumber air, target olahan
Data : Berdasarkan survei / form survei
Pemberitahuan: Barang terakhir di stok!
Tanggal ketersediaan:
MOHON ISI FORM SURVEY DISINI
Harga: Berdasarkan kapasitas olah, sumber air, target olahan
Data : Berdasarkan survei / form survei
Air limbah dengan kandungan minyak, lemak, suspended solids (TSS), dan kontaminan lainnya sering kali membutuhkan proses pemisahan yang efektif sebelum masuk ke tahap pengolahan berikutnya.
Dissolved Air Flotation (DAF) merupakan teknologi pengolahan air limbah yang menggunakan gelembung udara berukuran sangat kecil untuk mengangkat dan memisahkan kontaminan dari air.
Dissolved Air Flotation (DAF) adalah proses pengolahan air limbah yang digunakan untuk memisahkan suspended solids, oil, grease, dan kontaminan dengan densitas rendah dari air menggunakan gelembung udara berukuran mikro.
Pada sistem DAF, sebagian air hasil pengolahan disirkulasikan kembali dan diberi tekanan. Udara kemudian dilarutkan ke dalam air bertekanan tersebut.
Ketika air bertekanan dilepaskan ke dalam flotation tank, udara terlarut akan membentuk gelembung-gelembung udara berukuran sangat kecil. Gelembung tersebut menempel pada partikel padatan, minyak, dan lemak sehingga membuatnya naik ke permukaan air.
Kontaminan yang mengapung kemudian dikumpulkan dan dikeluarkan sebagai sludge, sementara air yang telah terpisah mengalir keluar dari unit DAF.
Air Limbah → Koagulasi → Flokulasi → Dissolved Air → Flotasi → Pemisahan Sludge → Air Terolah
• Efektif mengurangi oil dan grease
• Membantu mengurangi suspended solids (TSS)
• Membantu mengurangi beban BOD dan COD
• Efektif memisahkan partikel dengan densitas rendah
• Dapat membantu mengurangi beban proses biologis
• Proses pemisahan berlangsung relatif cepat
• Dapat dikombinasikan dengan proses koagulasi dan flokulasi
• Cocok untuk berbagai jenis air limbah industri
• Dapat dirancang sesuai kapasitas dan karakteristik air limbah
Secara sederhana, proses kerja Dissolved Air Flotation dapat dijelaskan sebagai berikut:
Air limbah masuk ke unit DAF setelah melalui proses pretreatment apabila diperlukan. Screening atau proses awal lainnya dapat digunakan untuk menghilangkan material berukuran besar.
Bahan kimia seperti koagulan dan flokulan dapat ditambahkan untuk membantu mengikat dan menggabungkan partikel-partikel kecil menjadi flok yang lebih besar.
Tahap ini penting untuk meningkatkan efisiensi proses pemisahan, terutama pada suspended solids berukuran kecil dan kontaminan yang sulit dipisahkan.
Sebagian air disirkulasikan kembali menggunakan recycle pump dan diberi tekanan. Udara kemudian dimasukkan dan dilarutkan ke dalam air bertekanan.
Ketika air bertekanan dilepaskan ke flotation tank, tekanan turun dan udara terlarut akan keluar dari larutan dalam bentuk gelembung udara berukuran sangat kecil.
Gelembung udara menempel pada partikel suspended solids, minyak, lemak, dan kontaminan lainnya.
Partikel tersebut menjadi lebih ringan sehingga terdorong naik ke permukaan flotation tank.
Sludge yang mengapung di permukaan kemudian dikumpulkan menggunakan sludge scraper atau skimming mechanism dan dialirkan menuju sludge collection chamber.
Setelah kontaminan dipisahkan, air yang telah mengalami proses flotasi keluar dari unit DAF untuk dilanjutkan ke proses pengolahan berikutnya sesuai desain IPAL.
Sistem DAF terdiri dari beberapa komponen utama yang bekerja secara terintegrasi untuk menghasilkan proses pemisahan yang optimal.
Tangki utama tempat berlangsungnya proses flotasi dan pemisahan kontaminan dari air limbah.
Sistem yang digunakan untuk melarutkan udara ke dalam air recycle dengan tekanan tertentu.
Pompa yang digunakan untuk mensirkulasikan dan memberikan tekanan pada sebagian air untuk proses dissolved air flotation.
Menyediakan udara bertekanan yang dibutuhkan dalam proses pelarutan udara.
Digunakan untuk menginjeksikan koagulan, flokulan, pengatur pH, atau bahan kimia lainnya sesuai karakteristik air limbah.
Mekanisme yang digunakan untuk mengumpulkan sludge yang mengapung di permukaan flotation tank.
Bagian yang berfungsi menampung sludge hasil pemisahan sebelum dialirkan menuju proses pengolahan atau dewatering berikutnya.
Panel kontrol yang digunakan untuk mengoperasikan dan mengontrol pompa, sistem udara, chemical dosing system, dan komponen lainnya.
DAF banyak digunakan pada industri yang menghasilkan air limbah dengan kandungan oil, grease, suspended solids, dan kontaminan lainnya.
Beberapa aplikasi DAF antara lain:
• Industri makanan dan minuman
• Industri pengolahan minyak nabati
• Industri kelapa sawit
• Industri pengolahan daging dan unggas
• Industri dairy dan pengolahan susu
• Industri pengolahan ikan dan seafood
• Industri minyak dan petrokimia
• Industri tekstil
• Industri kimia
• Industri farmasi
• Industri manufaktur
• Pengolahan air limbah dengan kandungan oil dan grease yang tinggi
DAF dan sedimentasi sama-sama digunakan untuk proses pemisahan padatan dari cairan, tetapi memiliki mekanisme kerja yang berbeda.
Sedimentasi menggunakan gaya gravitasi untuk membuat partikel yang memiliki densitas lebih tinggi dari air mengendap ke dasar tangki.
Sementara itu, DAF menggunakan gelembung udara mikro untuk membuat kontaminan mengapung ke permukaan sehingga dapat dikumpulkan dan dikeluarkan dari sistem.
DAF sangat sesuai untuk air limbah yang mengandung oil, grease, partikel dengan densitas rendah, emulsified contaminants, maupun suspended solids berukuran halus yang sulit dipisahkan menggunakan sedimentasi biasa.
Setiap air limbah memiliki karakteristik yang berbeda. Oleh karena itu, pemilihan sistem DAF tidak dapat hanya berdasarkan kapasitas aliran.
Beberapa parameter yang perlu dipertimbangkan antara lain:
• Kapasitas debit air limbah
• Konsentrasi TSS
• Konsentrasi oil dan grease
• Nilai BOD dan COD
• pH air limbah
• Temperatur air limbah
• Jenis dan konsentrasi kontaminan
• Target efisiensi pengolahan
• Kebutuhan bahan kimia
• Ketersediaan area instalasi
Masalah dengan oil, grease, TSS, atau suspended solids yang tinggi dapat mengganggu proses pengolahan air limbah dan meningkatkan beban pada proses berikutnya.
Dengan sistem DAF yang dirancang dengan tepat, proses pemisahan kontaminan dapat dilakukan secara lebih efektif sehingga membantu meningkatkan performa sistem IPAL secara keseluruhan.
Konsultasikan kebutuhan DAF Anda dan kami akan membantu menentukan kapasitas dan spesifikasi DAF yang sesuai dengan karakteristik air limbah Anda.
Hubungi PT Zefa Valindo Jaya untuk konsultasi dan penawaran sistem DAF.